Tag Archive for omnivore seimbang

Golongan Darah B

Orang yang ber Golongan Darah B meliputi 10 % dari populasi dunia.

Persentase 10 % ini adalah persentase dalam skala dunia, jadi bisa saja misalnya di negara Indonesia, khusus untuk orang yang ber Golongan Darah B ini bisa melebihi 10 %. Tetapi ada negara lain yang persentase orang bergolongan darah B lebih rendah dari 10 %. Tetapi secara global dalam lingkup dunia, tetap persentase orang bergolongan darah B adalah 10 %.

Makanan yang paling tidak sesuai untuk orang Golongan Darah B adalah ayam. Kalau mempunyai masalah kesehatan, maka coba pantang makan ayam, maka ternyata akan lebih mudah sembuh. Selain ayam, golongan darah B sangat tidak cocok dengan makanan yang mempunyai kulit keras seperti kacang tanah, makanan dari kacang kedelai, dan kepiting. Sedangkan yang paling cocok dengan orang Golongan Darah B adalah daging kambing, sayur-sayuran, pisang dan semangka. Dan ini adalah satu-satunya golongan darah yang cocok dengan produk-produk hasil peternakan seperti susu sapi, susu kambing, dan keju.

Golongan Darah B merupakan Omnivore Seimbang.

Berikut adalah rangkuman makanan-makanan yang sesuai dan tidak sesuai dengan Golongan Darah B :

Makanan yang  TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah B :

– Ayam, babi, bebek, burung dara, angsa, burung puyuh.

– Seafood (yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).

– Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.

– Kacang-kacangan & biji-bijian, seperti : tauge, kacang kedelai, kacang tanah, biji wijen, chickpea).

– Kesemak, delima, belimbing, kelapa (santan), mangga.

– Tomat, alpukat, jagung, lobak, labu.

– Telor bebek, telor burung puyuh.

Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah B :

– Telor ayam.

– Kambing, rusa, domba, kelinci.

– Licorice (sejenis kayu manis).

– Pisang, anggur, nanas, kiwi, semangka, mulberry, pepaya, apel.

– Bit, brokoli, terong, jahe, wortel, sayuran hijau bayam, sawi, kol kembang, kubis, bawang putih, paprika, ubi jalar, talas (yam), ginseng.

Resiko medis orang ber – Golongan Darah B :

Resiko medis yang umumnya dialami oleh orang ber – Golongan Darah B yang makan tidak sesuai dengan golongan darah B (salah pola makan tidak sesuai dengan golongan darah B) antara lain yaitu :

– Masalah system syaraf, seperti kram / sakit kepala, lupus.

– Masalah pikun.

– Alzheimer’s.

– Parkinson’s.

– Diabetes melitus.

Suplemen khusus untuk orang ber Golongan Darah B adalah Legreen B, yang formulasinya adalah sebagai berikut :

Dasar : Chlorella, Barley Hijau (Barley Green), Rose Hips, Bubuk Hawthorn Berry, Bubuk Elderberry.

Mineral : Kalsium (dari rumput laut, diambil dari Lithothamnium Corraliodes dan Lithothamnium Calcareum), Magnesium (asam amino chelate), Selenium (asam amino komplex), Molibdenum (asam amino chelate), Boron (sitrat), Vandium (sitrat), Ipriflavones, Kromium (asam amino chelate), Tembaga (asam amino chelate), Kalium (asam amino chelate).

Vitamin : Vitamin A (Betakaroten), Vitamin B6, Vitamin B12, Vitamin C (dari acerola berry dan asam askorbat), Vitamin D (Klasiferol), Vitamin E (d-alpha tokoferol), Vitamin K (phytonadione), Tiamin, Riboflavin, Niasin, Asam Folat (Kalsium Folinate), Biotin.

Lain-lain : Kolostrum, Co Q10, Akar kayu manis (Licorice), Tunas brokoli (brocolli sprouts), Tunas Oat (Avena Sativa), Daun Parsley.

Prebiotik & Probiotik : Lactobacillus Bulgaricus, Lactobacillus Sporogenes, Arabinogalactan (dari Larix Occidentali & Resin), Saccharomyces Cerevisae.

Enzime Pengantar (Opti-Blend Delivery) dan Enzyme Pencernaan (Digestive Blend) : Amilase, Protease I, Protease II, Peptidase, Lipase, Investase, Sellulase, Laktase, Maltase, Hemi Sep.

Expients : Campuran Protein (Konsentrat protein Whey, bubuk protein beras dan putih telur), Serat Apel, Pektin, Asma Alfa Lipoat (Alpha Lipoic Acid), Bromelain.

Sumber tulisan : PT. Viamore Internasional.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.

Golongan Darah di Dunia

Golongan Darah Manusia di Dunia ini :

Dunia ini terdiri dari berbagai suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 golongan darah yang berbeda, dengan perbandingan persentase sbb : Golongan Darah O (46 %), Golongan Darah A (40%), Golongan Darah B (10 %), Golongan Darah AB (4 %).

Dan dari sifat dan jenis makanan yang sesuai dengan golongan darahnya, maka dikategorikan sbb :

– Golongan Darah O   : Carnivore / Pemburu.

– Golongan Darah A  : Vegetarian.

– Golongan Darah B  : Omnivore Seimbang.

– Golongan Darah AB : Diet Campuran.

Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik  jari kita.

Golongan darah mempengaruhi :

– Sistem pencernaan,

– Kemampuan badan dalam merespon stress,

– Keadaan mental,

– Efisiensi metabolisme,

– Kekuatan system daya tahan tubuh,

– Kemampuan aktivitas.

Kita bisa merasakan perbedaan dari golongan darah ini dari hal-hal sbb :

– Saat mengkonsumsi produk kesehatan, ada yang merasakan khasiatnya, ada yang tidak merasakan khasiatnya.

– Malam setelah minum kopi, ada yang bisa tidur, tetapi ada yang tidak bisa tidur, sehingga ada yang sengaja minum kopi supaya tidak mudah merasa ngantuk.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Makanan bagi seseorang bisa merupakan racun bagi orang yang lain (“One Man’s Food, Another Man’s Poison“).

– Makan = reaksi kimia antara darah dengan makanan yang kita makan atau suplemen yang kita konsumsi.

– Makanan mengandung protein yang disebut lektin.

– Golongan darah kita terprogram secara genetik untuk menerima atau menolak lektin makanan-makanan tertentu.

– Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ tubuh seperti hati, ginjal, otak, lambung, usus, dll atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di daerah tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (“agglutination” dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis seperti :  radang sendi (arthritis), radang usus besar (colitis), kolestrol tinggi, anemia, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan berat badan (obesitas), depresi, diabetes melitus, dan kecanduan makanan (food carvings).

Dampak dari makan makanan tidak sesuai dengan golongan darah, maka sel darah akan terkontaminasi, antara lain berupa :

– CRT : Parasites,

– CRT : Poor Foundation,

– CRT : Calcium Def,

– CRT : Cholestrol,

– CRT : Oxidised Fat + Bad Viral Activity,

– CRT : Rouleaux.

Untuk membantu menormalkan kembali sel-sel darah yang telah terkontaminasi ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi LEGREEN, yang mempunyai fungsi utama sbb :

– Memberi nutrisi lengkap untuk seluruh badan agar berfungsi dengan optimal,

– Membuang toksin dan lektin yang melekat maupun yang berkumpul di organ dan system sehingga membantu mencegah penyakit kronis.

Hasil dari mengkonsumsi LEGREEN dapat dilakukan dengan analisa sel hidup (“Life Blood Analysis“).

Sumber tulisan :  PT. Viamore Internasional.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.