Tag Archive for obesitas

Suplemen sesuai Golongan Darah

SUPLEMEN yang akan kami bahas disini adalah suplemen makanan ( food supplements ), dan suplemen tidak sama dengan obat. Walaupun sering kali orang menyebut suplemen makanan ini sebagai obat karena memang pada kenyataannya suplemen makanan ini juga menyembuhkan berbagai penyakit.

Sebagai contoh sederhana suplemen makanan yang sering dikonsumsi oleh kita semua adalah susu dan vitamin C. Sejak bayi, anak-anak sudah minum susu, dan tanpa makan makanan yang lain bayi bisa tumbuh berkembang menjadi besar, menjadi sehat, menjadi cerdas hanya dengan meminum susu setiap hari. Dan susu bukanlah obat, tetapi adalah suplemen makanan. Demikian juga dengan vitamin C, yang juga bukan termasuk kategori obat, tetapi suplemen.

Disebut suplemen karena konsumsi suplemen makanan ini bukanlah keharusan, tanpa mengkonsumsi suplemen tersebut orang tetap hidup dan tidak menimbulkan ketergantungan. Artinya kalau sewaktu-waktu kita mau berhenti mengkonsumsi suplemen tidak ada masalah sama sekali. Tetapi orang memilih tetap mengkonsumsi suplemen karena memang suplemen memberikan faedah, memberikan kesehatan, memberikan nutrisi kepada tubuh, dan meningkatkan daya tahan tubuh, tergantung dari jenis suplemen yang kita konsumsi.

Tetapi tidak semua suplemen sudah sesuai dengan Golongan Darah anda. Susu sapi tidak sesuai untuk Golongan Darah O dan juga tidak sesuai dengan Golongan Darah A. Konsumsi suplemen yang tidak sesuai dengan Golongan Darah anda dalam jumlah banyak bisa mengakibatkan resiko medis, baik berupa alergi, obesitas dan resiko medis lainnya tergantung dari jenis suplemennya.

Karenanya kami akan memperkenalkan dan membahas mengenai Suplemen Golongan Darah, yaitu suplemen makanan yang sudah sesuai dengan Golongan Darah anda, atau sudah mengikut Golongan Darah.

Suplemen Golongan Darah ini ada 2 macam kategori :

Suplemen yang hanya sesuai untuk 1 macam Golongan Darah saja (Golongan Darah tertentu) :

Contoh suplemen ini adalah Le Green dari Viamore. Ada Legreen A, Legreen B, dan Legreen O. Mengenai produk suplemen Legreen ini, kami telah membahasnya dalam tulisan kami sebelumnya, yaitu : Legreen A pada http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-a , Legreen B pada http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-b , Legreen O pada http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-o , dan campuran Legreen A dan Legreen B pada http://www.AsnawiLim.com/golongan-darah-ab.

Jadi Legreen A hanya cocok dan boleh dikonsumsi oleh orang ber Golongan A, Legreen B untuk orang ber Golongan B, Legreen O untuk orang ber Golongan O, dan untuk orang ber Golongan Darah AB bisa mengkonsumsi Legreen A dan Legreen B.

Suplemen yang sudah sesuai dengan Golongan Darah :

Suplemen ini dibuat dengan memperhatikan unsur-unsur makanan yang sudah cocok untuk semua Golongan Darah, sehingga tidak membawa efek samping karena sudah sesuai dengan Golongan Darah. Tumbuh-tumbuhan dan makanan sangat beragam di dunia ini, tentu saja kita bisa memilih unsur yang hanya sesuai dengan Golongan Darah.

Dan Viamore memperkenalkan suplemen mengikut Golongan Darah ini dengan produk-produk sebagai berikut : Supergreen, Prodetox, Manyoo Oil, Co Enzyme Q10, Protrim, Fibertrim, Aloe Vera Powder, Proheart Nutrients, Nutra Osteo Plus, Nutra T-Peutic Joints.

SUPERGREEN ( SG ) :
Supergreen terbuat dari klorofil daun muda Mulberry (Morus Alba L.) dengan nutrisi yang stabil, mudah dicerna dan diserap ini ditanam secara organik tanpa menggunakan pupuk kimia dan dengan sangat berhati-hati dipanen dan diekstrak dengan teknik khusus untuk menjaga keutuhan dan kemurnian klorofilnya.
Para Ilmuwan pendukung konsep golongan darah telah menjadi tim ilmuwan yang pertama di dunia yang menformulasikan klorofil sesuai golongan darah. Ditemukan bahwa klorofil yang berasal dari pohon Mulberry, sangat direkomendasikan untuk golongan darah O, dan cocok untuk golongan darah A, B, dan AB. Sedangkan klorofil dari Alfafa cocok hanya untuk golongan darah A dan AB, netral untuk golongan darah B dan racun untuk golongan darah O.
.
PRODETOX ( PD ) :
Prodetox adalah satu formulasi unik, lengkap dan canggih dari United Kingdom (Inggeris) bukan saja untuk menolong detoxifikasi dan membuang toxin dari kolon, tapi juga memastikan suatu system pencernaan yang sehat.
Suatu proses detoxifikasi dan pembuangan toxin dari kolon (usus besar) yang baik akan memastikan usus dan system pencernaan kita senantiasa dalam keadaan yang sehat dan berfungsi secara optimal untuk mengeluarkan mucoid plague (kotoran keras yang melekat pada dinding usus yang menyebabkan usus tidak berfungsi 100 %). Satu lapisan mucoid yang tipis saja juga bisa menurunkan fungsi usus sehingga dapat mengganggu kesehatan tubuh. Secara alami mucoid ini seharusnya bisa dibuang dengan system pembuangan yang sehat, tetapi stress dari makanan, air minum yang kurang dan udara yang tercemar mengakibatkan sulit untuk memperoleh usus yang sehat dan berfungsi secara optimal.
.
MANYOO OIL  ( MY ) :
Manyoo Oil merupakan pemecah lemak, yang dibuat dari tulang sumsum ikan Eel segar yang terdapat di Lautan Pasific. Manyoo Oil ini kaya dengan lemak asam ‘essential’ (EFAs) yaitu Omega 3 & 6 serta kaya dengan antioksidan vitamin A, D, E & K.
.
Co Enzyme Q10 ( Co Q10 ) :
Co Enzyme Q10 ( Q10) merupakan pemecah lemak. Secara alami, tubuh kita menghasilkan CoQ10, akan tetapi dengan bertambahnya usia dan kondisi tubuh, maka level CoQ10 mulai menurun. Menurut pakar dari negara Jepang, didapati lebih dari sepuluh orang yang mempunyai masalah obesitas juga mempunyai level CoQ10 yang rendah. Dengan mengkonsumsi CoQ10, upaya badan kita membakar lemak akan ditingkatkan, sehingga kelebihan lemak dalam badan kita dapat dibakar.
.

FIBERTRIM ( FT ) :

Fibertrim khusus untuk menjaga kesehatan usus. Setiap sachet Fibertrim dibuat dari 10 gram Fiber (serat) yang larut dalam air dan tidak larut dalam air, khusus dari tumbuh-tumbuhan yang alami tanpa menggunakan bahan kimia. Fungsi utama fiber tidak larut dalam air dan fiber larut dalam air adalah membersihkan dan mengeluarkan kotoran-kotoran yang tersimpan bertahun-tahun pada lekukan usus kita.

Selain itu, Fibertrim juga menolong untuk :

  • menyingkirkan lemak dan kolesterol (melalui pembuangan air besar) yang kita makan melalui diet kita setiap hari.
  • mengontrol kestabilan kadar gula di dalam darah.
  • meningkatkan penyerapan nutrisi dalam usus kecil yang bersih.
  • pembiakan dan penjagaan bakteri baik di dalam usus, pencegahan terhadap masalah usus seperti wasir, sembelit dan kanker usus.

ALOE VERA POWDER ( AVP ) :

Aloe Vera Powder (AVP)  dibuat dari 99,9% ekstrak daun dan gel Aloe Vera (high concentration dan bio active whole leaf) yang mempunyai konsentrasi 200 kali lipat berbanding dengan aloe vera juice biasa. Selain untuk menyejukkan suhu badan kita yang tinggi akibat pembakaran lemak yang meningkat (pada program diet), Aloe Vera Powder juga menolong untuk :

  • mengatasi masalah lambung atau maag yang sering dialami sebagian orang selama menjalankan program diet.
  • meningkatkan penyerapan nutrisi oleh badan.
  • mengeluarkan toksin dari dalam usus dan lambung.
  • menyembuhkan luka dalam dan luka luar.

Masih banyak yang belum kami tulis seperti mengenai Professional Slimming Program, Proheart Nutrients, Nutra Osteo Plus, Nutra T-Peutic Joints, yang akan kami tulis pada saat-saat mendatang.

Sumber : PT. Viamore Internasional.

 

Kegemukan adalah musuh baru dunia

Sebelum kami menulis mengenai program penurunan berat badan, yaitu paket PSP ( Professional Slimming Program ), maka kami akan menulis dulu soal kegemukan ( obesitas ). Apakah menurunkan berat badan itu penting dan mengapa menjadi penting ?

Ada orang yang malah ingin menaikkan berat badan, dan ini bukan saja bagi mereka yang berat nya kurang dari normal, tetapi juga ada motif  lain, dan motif ini berpulang pada masing-masing individu. Ada yang merasa perlu menaikkan berat badan, karena mungkin berfikir bahwa dengan kelihatan gemuk jadi kelihatan lebih berisi, lebih bonafide, atau kelihatan lebih makmur. Walaupun banyak orang lain yang berpandangan berbeda. Bisa juga orang menaikkan berat badan karena persyaratan tertentu, misalnya diperlukan dalam acting film, dalam olahraga yang mengenal kelas berat badan dan sebagainya.

Karenanya kami ingin menampilkan tulisan mengenai kegemukan tersebut, dan berikut ini adalah kutipan dari tulisan dari M Zaid Wahyudi yang dimuat di Harian Kompas halaman 14 tanggal 23 November 2010, pada rubrik Ilmu Pengetahuan & Teknologi, mengenai Wabah Dunia, yang berjudul : “Kegemukan, Musuh Baru Dunia”. Dan isi tulisannya adalah sebagai berikut :

Obesitas alias kegemukan diperkirakan akan menjadi musuh kesehatan baru dan nomor satu di negara-negara maju. Dampak kegemukan mirip dengan rokok. Kegemukan tak hanya mempengaruhi tingkat kesehatan warga, tetapi juga membebani keuangan negara.

Saking pentingnya persoalan kegemukan bagi pembangunan bangsa, persoalan ini menjadi agenda khusus dalam pertemuan tingkat Menteri Kesehatan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan ( Organization for Economic and Co-operation and Development / OECD ) di Paris, tanggal 7 – 8 Oktober 2010 yang lalu.

Persoalan kegemukan menjadi penting karena kegemukan menyebabkan membengkaknya biaya kesehatan yang harus ditanggung negara. Di sisi lain, kegemukan juga membuat negara kehilangan tenaga produktif yang bisa dimanfaatkan untuk membangun bangsa.

Sebagian besar dari 33 negara anggota OECD adalah negara maju dan anggota Uni Eropa. Untuk bidang kesehatan, Indonesia belum menjadi anggota OECD. Bersama Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, Indonesia berstatus sebagai negara pengamat.

Laporan OECD 2010 yang disusun Franco Sassi menunjukkan bahwa penderita obesitas adalah 8 sampai 10 kali lebih cepat meninggal dibandingkan orang dengan berat badan normal. Setiap kelebihan 15 kilogram dari berat badan normal meningkatkan resiko kematian hingga 30 %.

Dalam system kesehatan di semua negara, obesitas menjadi persoalan serius dan mahal. Biaya kesehatan penderita obesitas 25 % lebih tinggi dibandingkan dengan orang dengan berat normal. Semakin gemuk, semakin besar biaya yang dikeluarkan.

Biaya kesehatan individu yang tinggi itu turut mendongkrak biaya kesehatan yang harus ditanggung negara. Di negara-negara maju, obesitas memakan 1 % – 3 % total pengeluaran kesehatan. Bahkan di Amerika Serikat, penanganan obesitas menggunakan 5 % – 10 % anggaran kesehatannya.

Besarnya angaran mengatasi kegemukan diperkirakan akan terus naik seiring dengan semakin berkembangnya gaya hidup tak sehat, meningkatkan beban hidup yang memicu stress, serta masih maraknya kebijakan pembangunan yang justru mendorong gaya hidup tak sehat.

Trend Obesitas.

Tinggi dan berat badan manusia mengalami peningkatan sejak abad XVIII. Pemicunya adalah meningkatnya pendapatan, pendidikan, dan kwalitas hidup. Bagi sebagian kecil kalangan, gemuk dianggap sebagai standard sehat dan tanda kemakmuran.

Perkembangan zaman membuat asupan makanan bertambah. Sayangnya, makanan yang dimakan justru lebih banyak mengandung kalori dan lemak.

Pada saat bersamaan, pola kerja dan gaya hidup masyarakat menjadi kurang gerak. Ini ditambah beban stress masyarakat yang semakin tinggi serta jam kerja yang semakin panjang. Semua itu meningkatkan jumlah masyarakat yang menderita kegemukan.

Pandangan akan kegemukan dan perubahan gaya hidup masyarakat membuat jumlah penderita kegemukan meningkat selama tiga dekade terakhir. Sebelum1980, hanya 1 di antara 10 orang saja yang mengalami kegemukan. Kini jumlahnya berlipat-lipat.

Di separuh negara OECD, 1 dari 2 orang mengalami kelebihan berat badan dan kegemukan. Jika trend ini berlanjut, diperkirakan 2 dari 3 orang akan kelebihan berat badan dan kegemukan dalam 10 tahun ke depan.

Negara OECD yang paling rendah jumlah penderita kegemukannya adalah Jepang dan Korea Selatan. Selain ditopang pola konsumsi yang lebih sehat, tata kota di kedua negara itu juga memungkinkan masyarakatnya bergerak dan memiliki aktivitas fisik yang lebih banyak.

Perempuan lebih mudah menjadi gemuk daripada pria.

Di beberapa negara OECD, perempuan berpendidikan rendah mengalami kelebihan berat badan 2 – 3 kali lebih besar dibandingkan perempuan berpendidikan tinggi.

Anak dengan satu orang tua gemuk berpotensi 3 – 4 kali lebih besar untuk menjadi gemuk dibandingkan anak dari orang tua berbadan berat normal. Selain persoalan genetik, orang tua menurunkan gaya hidup tak sehat. Pola makan yang salah, kurang gerak, dan terlalu banyak duduk adalah sebagian gaya hidup yang diwariskan orang tua.

Kegemukan juga menjadi persoalan dalam dunia kerja. Pemberi kerja kurang suka dengan calon karyawan yang gemuk karena dianggap produktivitasnya rendah dan mudah sakit. Pekerja gemuk gajinya 18 % lebih rendah dibandingkan dengan pekerja yang berberat badan normal.

Pengaruh ekonomi.

Pelan tapi pasti, kegemukan akan menjadi musuh global. Bukan hanya karena dianggap mempengaruhi produktivitas, melainkan juga menimbulkan dampak ekonomi seiring semakin tingginya biaya kesehatan.

Namun, perhatian pemerintah pada kegemukan masih sangat kurang. Rendahnya pajak makanan instan dan maraknya pembangunan restoran cepat saji (fast food) turut mendorong pola makan yang salah. Sedangkan system transportasi telah mengurangi aktivitas jalan kaki, kurangnya ruang terbuka, dan fasilitas olahraga turut mendorong masyarakat semakin malas melakukan kegiatan fisik.

Untuk menahan laju pertumbuhan kegemukan, pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga pendidikan perlu bekerja sama. Promosi atas bahaya kegemukan dan langkah-langkah pencegahannya harus dilakukan segera dan menyeluruh.

Dari kutipan tulisan karya M Zaid Wahyudi tersebut di atas sangat nyata bahwa kegemukan (obesitas) bukanlah hal yang bisa dibanggakan lagi, melainkan mesti dihindarkan. Memiliki berat ideal tentu akan menjadi lebih sehat, dan terhindar dari berbagai penyakit yang biasa diderita oleh orang yang gemuk.

Orang-orang yang memiliki berat badan berlebih dan setelah menjalankan program diet atau mengkonsumsi paket PSP ( Proffesional Slimming Program ), setelah berat badannya menjadi normal, maka banyak keluhan kesehatan yang tadinya dialami juga menjadi hilang. Salah satu contoh, pada orang yang gemuk dan banyak lapisan lemak di bawah dagingnya, maka dalam bergerak sering terjadi gesekan antara dagingnya sendiri terutama di tempat lipatan-lipatan seperti antara lain di ketiak, sehingga kulit mudah menjadi memerah, panas, dan berjamur. Dengan hilangnya lapisan lemak dan berat badan menjadi normal, tentu saja keluhan ini akan hilang pula.

Atau karena berat badan berlebihan sehingga telapak kaki mesti mendukung berat yang besar sehingga menyebabkan bidang telapak kaki menjadi sakit. Dengan berat menjadi normal, maka telapak kali hanya mendukung beban badan yang ideal sehingga tidak menyebabkan permasalahan lagi. Belum lagi resiko-resiko penyakit yang diakibatkan terlalu banyaknya kadar lemak di dalam tubuh, tentunya akan membaik setelah kandungan lemak menjadi normal.

Masih banyak sekali hal-hal yang ingin kami tulis di kemudian hari. Dan semoga memberi manfaat.

Untuk info, silakan hubungi : Angela Salim, Hp : 081808308989.